Berita TerbaruKegiatan Desa

Melayat di Rumah Keluarga Besar Ibu Ina Lida

12 Desember 2024 – Desa Iraonolase

Pada tanggal 11 Desember 2024, keluarga besar Ibu Ina Lida, warga Desa Iraonolase, kehilangan sosok yang sangat dihormati. Suami tercinta dari Ibu Ina Lida, yang juga seorang tokoh penting di desa, meninggal dunia. Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat desa.

Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan, pada 12 Desember 2024, berbagai elemen masyarakat desa, termasuk perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta mahasiswa dari ITBI, turut hadir untuk melayat dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dari rasa kebersamaan yang kuat di tengah-tengah masyarakat Desa Iraonolase.

Kehadiran Perangkat Desa dan BPD

Acara melayat ini dihadiri oleh perangkat desa Iraonolase, termasuk Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta Kaur Pemerintahan yang juga merupakan anak dari Ibu Ina Lida. Kehadiran mereka sangat penting, karena tidak hanya menunjukkan rasa duka mendalam terhadap keluarga yang berduka, tetapi juga sebagai simbol kepedulian sosial antar anggota masyarakat.

Sebagai seorang Kaur Pemerintahan, anak Ibu Ina Lida turut mendapat perhatian khusus dari rekan-rekannya di pemerintahan desa. Kehadiran para perangkat desa ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti dalam menghadapi kehilangan tersebut. Mereka juga memberikan kata-kata penghiburan kepada keluarga agar tetap tabah dalam menghadapi ujian ini.

Selain itu, anggota BPD Desa Iraonolase juga turut hadir untuk menunjukkan rasa empati mereka. Sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam proses pemerintahan desa, kehadiran BPD dalam acara ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli pada urusan administrasi desa, tetapi juga pada kehidupan sosial dan kesejahteraan warganya.

Partisipasi Mahasiswa ITBI

Tidak hanya kalangan pemerintahan yang hadir dalam acara melayat ini, namun mahasiswa dari ITBI (Institut Teknologi Bisnis Indonesia) yang sedang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat juga turut serta. Kehadiran mereka memberikan nuansa kekeluargaan dan solidaritas yang lebih luas, karena mahasiswa turut berperan dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis di desa.

Mahasiswa ITBI ini tidak hanya hadir untuk memberikan dukungan moral, tetapi juga membantu keluarga yang sedang berduka dalam beberapa urusan teknis, seperti pengaturan acara dan penerimaan tamu. Mereka menyampaikan doa dan kata-kata penghiburan kepada keluarga Ibu Ina Lida, serta ikut merasakan kesedihan yang mendalam atas kepergian almarhum.

Suasana di Rumah Keluarga Ibu Ina Lida

Rumah keluarga besar Ibu Ina Lida dipenuhi oleh suasana penuh haru dan keheningan. Meskipun tengah berduka, kehadiran para pelayat memberikan sedikit keceriaan dan kekuatan bagi keluarga yang tengah berduka. Doa-doa yang dipanjatkan untuk almarhum serta harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, terus mengalir sepanjang acara.

Kegiatan melayat ini juga menjadi momen bagi warga untuk saling mendukung dan mengingatkan pentingnya kebersamaan. Bagi masyarakat Desa Iraonolase, keluarga Ibu Ina Lida adalah bagian dari mereka, dan kepergian almarhum bukan hanya kehilangan untuk keluarga, tetapi juga untuk seluruh desa.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button